Menentukan Joran untuk Para Pemula

sumber gambar-internet

MANCINGMANIACOM - Memilih piranti mancing tentunya harus disesuaikan dengan teknik memancingnya. Bukan hanya tekniknya, kekuatan dan kenyamanan juga harus dipertimbangkan oleh mania. Pasti para mania pemula akan menemukan kesulitan pada saat menentukan piranti yang tepat, karena sudah banyak varian yang merebak di pasaran. Khususnya piranti joran yang kontak langsung dengan mania, Anda harus mengetahui terlebih dulu teknik memancing atau target ikan apa yang ingin didapatkan.

Pada blank joran pabrikan, pasti sudah tertera panjang joran, tipe action, dan berat lure yang dianjurkan. Hal tersebut ditujukan agar joran dapat bekerja maksimal pada kisaran ukuran tersebut. Lalu bagaimana kita menentukannya?

Pemilihan panjang joran dapat dilakukan dengan mempertimbangkan jarak lempar dan kemudahan bertarung dengan si ikan. Faktanya, semakin panjang joran maka semakin jauh juga jarak lemparan para mania, namun joran yang pendek justru meringankan kita pada saat fight dengan ikan ukuran besar. Nah, dari kedua faktor itu juga kita bisa menentukan joran mana yang cocok digunakan di pinggir pantai atau dari atas kapal, atau juga joran mana yang cocok untuk casting/popping dan jigging maupun dasaran.

Selain itu, berat, karakter, dan kualitas ring guide juga perlu dipikirkan oleh para mania. Coba bayangkan jika para mania menggunakan joran yang berat, pasti tidak nyaman bukan? Terlebih untuk teknik popping dan casting, trip memancing kita akan lebih melelahkan dan tidak maksimal. Namun berbeda jika para mania menerapkan teknik koncer atau dasaran, karena joran bisa diletakkan di rak joran atau bibir kapal.

Berdasarkan jenis materialnya, carbon atau graphite diklaim lebih ringan dan memiliki sensitifitas yang baik meskipun kurang tahan benturan dan rentan patah saat menghajar si ikan. Sedangkan joran fiber lebih murah harganya namun joran akan terasa lebih berat.

Sedangkan dari segi karakternya, untuk para mania mancing yang menargetkan ikan bersar atau casting dengan umpan yang berat maka joran kaku sangat cocok. Tetapi jika target para mania hanyalah ikan kecil atau casting dengan umpan yang ringan, maka joran lentur lah jawabannya. Pasalnya, joran lentur akan lebih sensitif ketika ikan kecil menyambar dan akan lebih terasa sensasinya ketika fight.

Joran juga memiliki beberapa model, yaitu dengan sambungan atau tanpa sambungan. Tentunya ada keuntungan dan kerugiannya. Joran tanpa sambungan akan lebih kuat dibandingkan dengan joran dengan sambungan. Tetapi untuk fleksibilitas, joran dengan sambungan bisa dengan mudah dibawa pada saat trip mancing.

Pemilihan lifting power juga penting, namun ingat lifting joran berbeda dengan action joran. Lifting power joran terbagi menjadi 3, fast tapper, medium (moderate) dan slow tapper. Joran fast tapper memiliki kelenturan sedikit pada ujung joran, medium tapper memiliki kelenturan hampir setengah batang joran, sedangkan slow tapper memiliki kelenturan dari ujung hingga pangkal joran parabolic.

Untuk para mania yang suka tarik ulur dengan si ikan, sebaiknya memilih joran dengan tipe fast tapper, karena kecepatan respon joran mampu mengimbangi kecepatan kita saat memompa joran. Tipe fast tapper cenderung keras di bagian pangkal hingga tengah joran. Sedangkan jika kita lebih suka menikmati sensasi fight berlama lama dengan ikan kita bisa memilih tipe slow tapper, tipe slow tapper cenderung lentur dari pangkal joran hingga ujung joran (parabolic).

Ring guide banyak sekali tingkatanya, semakin bagus semakin mahal tentunya. Selain bahannya yang tidak mudah karat, kualitas keramik juga memiliki perbedaan, keramik dengan kualitas bagus tidak akan merusak senar saat bergesekan. (disunting dari mediapancing)

 

Related Post

Your comment is awaiting moderation.