Relix Nusantara Goes To Waduk Cirata (Day 1)

Relix Nusantara di Cirata

MANCINGMANIACOM - Tim Relix Nusantara yang dipunggawai oleh Rivai Susanto dari PT. Central Sarana Pancing kembali mengadakan trip mancing sekaligus sebagai ajang temu kangen dan juga memperkenalkan produk-produk besutan Relix Nusantara. Menggandeng beberapa angler luar kota seperti Tan Po Liang, Jin Denmas, Johny Pamungkas, Amin Maulani juga 2 ladies angler Tanza Aliza dan Dyan kali ini memilih Waduk Cirata - Jawa Barat sebagai rangkaian akhir tur setelah sebelumnya mengunjungi Kota Purwokerto, Purbalingga, Kebumen dan Cilacap.

Birin Kian Santang yang bertindak selaku tuan rumah tampak sudah siap menyambut kedatangan tim Relix Nusantara di gubuk khas Sunda yang berdiri terapung diatas keramba milik pribadinya. Sambutan hangat dirasakan tim tatkala senyum lebar dan candaan terlontar dari Angler senior yang sudah malang melintang di dunia pemancingan Nusantara ini. Makanan ringan seperti “bala-bala” (bakwan), kopi dan teh panas nampak sudah tersaji di teras gubuk dan siap untuk disantap bersama dimana kebersamaan merupakan ciri khas masyarakat Sunda khususnya Cirata dalam menyambut tamu.

Sembari mengobrol ringan dan bercanda dengan tuan rumah, nampak dari sudut keramba Tan Po Liang memfokuskan pandangan pada spot bebas di belakang gubuk keramba. Dengan rasa penasaran Tan Po Liang sempat bertanya kepada Danang Kurniawan selaku pengelola keramba milik Birin Kian Santang tentang keberadaan spesies ikan Toman di area luar keramba.

Dengan informasi yang diberikan oleh Danang dan Birin tanpa di”komando” pun “gabuser” asal Pasuruan ini langsung menyiapkan piranti casting-nya. Dengan lure jump frog “Mekitik” andalannya, nampak Tan Po Liang rajin melempar jump frog nya ke titik-titik yang dirasa terdapat ikan Tomannya. Benar saja, tidak sampai 5 menit seekor ikan Toman berukuran sedang berhasil landed di tangan dinginnya.

Tak ingin kehilangan kesempatan strike Toman, nampak Amin Maulani dan Jin Denmas juga tak ingin kalah berusaha menaklukkan Toman Cirata. 10 menit berselang double strike terjadi antara Amin Maulani dan Tan Po Liang. Sambaran demi sambaran terus mewarnai sesi memancing pagi hari itu dengan hasil strike 5 ekor Toman yang akhirnya dimasukkan ke dalam keramba “tahanan” milik Birin Kian Santang.

Sore harinya sekitar pukul 15.30 WIB dan setelah dirasa cukup beristirahat, mereka mencoba peruntungan dengan menjelajahi beberapa spot tengah waduk Cirata menggunakan 2 kapal tradisional nelayan Waduk Cirata. Dengan penuh semangat, ditemani tuan rumah Birin Kian Santang berangkat menuju beberapa spot seperti Citatah dan beberapa pinggiran keramba di tengah waduk Cirata.

Namun waktu yang dirasa cukup singkat dan hujan deras memaksa para angler untuk memutuskan kembali ke basecamp gubuk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Walau “trip nengah” sore itu tidak membuahkan hasil, namun strike 5 ekor Toman di pagi harinya cukup menghibur mereka terutama Tan Po Liang yang bahagia bisa strike Toman sekaligus mencatatkan rekor Toman pertamanya di Cirata. (joni kepada red.mm)

Related Post

Your comment is awaiting moderation.