Relix Nusantara Goes To Cilacap

Ikan Tongkol disambar ikan Barracuda

MANCINGMANIACOM - Setelah beberapa hari yang lalu tim Relix Nusantara menyambangi Kota Purwokerto, Purbalingga dan Kebumen, kali ini Kota Cilacap menjadi destinasi berikutnya bagi tim Relix Nusantara untuk berkunjung. Setelah melalui 2 jam perjalanan darat dari Pantai Menganti - Kebumen, tim Relix Nusantara akhirnya tiba di Kota Cilacap yang terkenal akan destinasi wisata pantainya.

Kedatangan tim Relix Nusantara ke Kota Cilacap kali ini selain menjadi ajang temu kangen dengan para angler Cilacap juga dimaksudkan untuk memperkenalkan beberapa produk-produk Relix Nusantara sekaligus ingin mencoba mancing saltwater di beberapa spot potensial speutaran laut Cilacap yang juga terkenal akan potensi ikan lautnya.

Bertempat di Toko Pancing Widharan yang juga merupakan basecamp dari Komunitas Mancing Mania Cilacap (KMMC), tim Relix Nusantara menyempatkan berbincang-bincang dengan para angler dari KMMC. Selain sharing tentang seputar dunia memancing dan pengenalan produk-produk Relix Nusantara, obrolan dan candaan ringan tuan rumah yang diwakili oleh Ocy, Sinyo Van Houten, Fajar, Adit dan beberapa rekan angler KMMC menemani malam itu di kota yang juga terkenal akan hasil olahan ikannya.

Jumat pagi 10 maret 2017 pukul 05.30 WIB, tim Relix Nusantara sudah melakukan persiapan hingga akhirnya tuan rumah KMMC yang diwakili oleh Ocy berbaik hati menjemput tim Relix Nusantara di hotel untuk menuju dermaga sandar kapal yang nantinya akan membawa tim Relix Nusantara dan KMMC ke spot-spot yang dianggap potensial untuk dijelajahi.

Dari 2 kapal jenis Jukung khas pantai selatan, Ocy akhirnya menbagi beberapa angler kedalam 2 tim. Tim pertama yang beranggotakan Jin Denmas Hadi, Tan Po Liang, dan Adit dari KMMC memilih menuju spot Nusa Kambangan dengan target awal ikan predator dari keluarga Trevally seperti GT dan Diamond Trevally namun tidak menutup kemungkinan akan menargetkan ikan Tongkol sebagai bonus tambahan.

Di kapal team kedua yang beranggotakan Amin Maulani, Johny Pamungkas dan Ocy, justru memilih untuk menyambangi spot di samping Kapal Bodol (Kapal Pertamina yang sudah tidak beroperasi), Kerundung 3/4, Kerundung 5 dan SBM yang sudah tidak asing lagi bagi para mania yang tentunya sudah sering mancing di spot perairan air asin Cilacap dengan target ikan GT, Tengiri bahkan ikan Tongkol.

Pantauan kontributor MM di kapal tim kedua, nampak Amin Maulani Strike ikan Tengiri berukuran sedang landed dengan menggunakan umpan jenis metal jig mikro. Beberapa spesies ikan lain seperti ikan Talang-talang dan baby Trevally berhasil dinaikkan keatas perahu oleh Amin Maulani dan Ocy (KMMC).

Masih di kapal tim kedua, Ocy memutuskan untuk pindah menuju spot Kerundung 3/4. Di spot ini Johny Pamungkas dari tim Relix Nusantara berhasil landed ikan Tengiri berbobot ±2 kg dengan menggunakan piranti Ultra Light besutan Relix Nusantara yang masih dalam status uji coba (prototype).

Masih kurang puas dengan hasil tangkapan di spot Kerundung 3/4, Ocy yang masih tampak bersemangat mengarahkan kapal menuju spot SBM yang tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga para mania kota Cilacap dan sekitarnya karena spot ini terkenal akan kesuksesan beberapa pemancing menaikkan spesies-spesies ikan seperti Tengiri, GT, Tongkol juga Barracuda.

Dewi Fortuna nampaknya sedang berpihak pada kapal team kedua dikala joran Ultra Light Amin Maulani melengkung dahsyat pertanda ikan sedang melawan untuk lepas dari mata kailnya. Pengalaman dan jam melaut yang cukup tentunya tidak menyulitkan Amin Maulani dalam menghandle perlawanan ikan.

Bayangan ikanpun yang diketahui ternyata ikan Tongkol pun sudah kelihatan dari atas kapal, namun naas ketika ikan hampir diangkat ke permukaan, seekor ikan Barracuda berhasil memotong ikan Tongkol menjadi dua bagian dan memakannya.

Ikan Barracuda atau yang dikenal para angler dengan sebutan ikan "preman" memang seringkali mengambil "jatah" preman mereka manakala angler strike dan ikan buruan tidak bisa melakukan perlawanan dan kabur dari beberapa ikan predator seperti Barracuda. Ocy dari tim KMMC pun tidak mau kalah dengan berhasil menaikkan ikan tongkol seberat 4 kilogram dengan menggunakan piranti Ultra Light.

Di kapal tim 1 yang beranggotakan Jin Denmas, Tan Po Liang dan Adit juga cukup sukses menaikkan ikan "kacangan" dan beberapa spesies ikan kerapu menggunakan umpan udang hidup.

Trip yang berakhir pukul 17.30 ini meninggalkan banyak kesan dan kenangan bagi para peserta trip kali ini. tim Relix Nusantara pun akhirnya berpamitan dengan tuan Rumah dengan berfoto bersama dan menyantap bakaran ikan hasil tangkapan kedua tim. (joni kepada red.mm)

Related Post

Your comment is awaiting moderation.