Mengintip Proses Produksi Senar PE Relix Nusantara di PT Central Sarana Pancing

Relix Nusantara, produk anak Nusantara

MANCINGMANIACOM - Beberapa waktu lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu pabrik produsen senar PE Relix Nusantara yang beralamat di kawasan industri Cikupa, Tangerang.  Seperti kita ketahui produk senar PE Relix Nusantara mempunyai predikat yang sangat bagus dan juga mampu bersaing dengan merek-merek lainnya di pasar Nusantara.

Relix Nusantara yang berada di bawah naungan PT Central Sarana Pancing tercatat memproduksi beberapa merek senar PE dengan merk Relix Nusantara Ceking, Relix Nusantara Gerong dan Relix Fantastic yang bisa para mania dapatkan di toko-toko pancing terdekat dengan domisili para mania.

Semua proses produksi dari bahan dasar, winding (gulung ke skoci), pengepangan, coloring (pewarnaan), spooling (proses memasukkan senar ke spool), quality control, pelabelan merek bahkan sampai packaging (pengepakan) semua dilakukan tersentralisasi di pabrik ini.

Proses spooling oleh salah seorang karyawan PT Central Sarana Pancing

Saya yang disambut hangat oleh Bapak Rivai Susanto dari PT Central Sarana Pancing diberi kesempatan untuk berkeliling pabrik dengan tujuan utama menambah wawasan angler awam seperti saya ini agar bisa memahami dengan jelas proses pengerjaan dan produksi senar PE secara massal, sungguh suatu kesempatan langka yang tidak akan saya sia-siakan.

Seperti yang kita ketahui, produk senar PE Relix Nusantara yang beredar di Indonesia terdiri dari beberapa varian dengan jumlah kepangan yang berbeda antara lain X3, X4, X6, dan X8. Proses produksi dengan standar kualitas Internasional menjadikan produk senar PE Relix Nusantara patut disejajarkan dengan merek-merek dari dalam maupun luar negeri.

Proses pengepangan senar PE

Dikala melihat proses langsung produksi senar PE, mata saya sempat tertuju ke sebuah ruangan dengan konsep laboratorium yang ternyata adalah ruangan Quality Control (QC).

Beberapa hal menarik saya temukan di dalam ruangan berukuran kurang lebih 4x3 meter ini adalah proses pemeriksaan dan pengecekan kualitas senar PE sebelum dilempar ke pasaran. Proses penyinaran ultra violet, proses penimbangan dan pengukuran senar PE yang kesemua tahapannya dilakukan dan diuji oleh sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi di bidang quality control.

Hal lainnya yang menarik perhatian saya adalah proses pengetesan kekuatan senar atau line test yang menggunakan alat pengukur kekuatan senar (universal tensile test machine).

Menariknya, alat ini bisa mengukur kekuatan senar dengan cara ditarik vertikal ke atas oleh mesin yang terkoneksi ke komputer dan nantinya akan muncul beberapa data terkait batas kemampuan dan kekuatan senar itu sendiri. Bagaimana cara kita memastikan keakuratan kekuatan senar itu pun dilakukan melalui 5 kali pengetesan dan akan diambil nilai tengah/rata-rata berdasarkan data yang muncul di komputer.

Mesin uji kekuatan senar

Setelah puas dengan uji coba mesin line test, saya pun lantas beranjak ke sebuah ruangan yang terletak tidak jauh dari ruangan quality control bernama R&D (Research and Development). Divisi R&D memiliki tugas melakukan riset dan pengembangan terkait analisis dan pengembangan produk. Di akhir tur saya di PT Central Sarana Pancing, saya menyempatkan diri untuk berbincang–bincang dengan semua karyawan dan staff di sana.

Hampir tidak ada kesan yang kaku antara para karyawan dan staff perusahaan sehingga kesan kekeluargaanlah yang sempat saya rasakan pada waktu itu, namun tentunya tetap mengedepankan profesionalisme kerja. Sukses dan maju terus Relix Nusantara maju terus produk anak bangsa Indonesia. (joni pamungkas kepada red.mm)

 

Related Post

Your comment is awaiting moderation.