Apri GT’Holic, Jogja Angler dengan Jam Terbang Tinggi di Perairan Laut Selatan

Apri GT’Holic

MANCINGMANIACOM - Jogjakarta yang memiliki gelar sebagai kota pelajar dan kota gudeg ternyata juga mampu melahirkan beberapa angler-angler dengan jam terbang yang cukup tinggi mengeksplore perairan laut selatan. Satu diantara para angler-angler tersebut adalah Bambang Apri atau yang lebih dikenal dengan Apri GT’Holic.

Apri yang lahir pada 20 April 1982 merupakan salah satu angler yang cukup terkenal di kota Jogjakarta bahkan memiliki reputasi memancing yang sangat cemerlang. Hampir semua spot memancing di daerah Jogjakarta pernah dijelajahinya.

Di jejaring sosial facebook, Apri mempunyai nama keren Apri GTHolic, panggunaan nama Apri GtHolic sebenarnya merupakan spontanitas karena pada waktu itu Apri sering trip casting dan popping dengan target ikan Giant Trevally /kuwe gerong. Kecintaan Apri pada spesies ikan satu ini bukan tanpa sebab, menurut Apri ikan GT memiliki karakter yang unik baik dari tarikan dan perlawananannya ketika fight.

Bentuk ikan yang cantik, tapi sangat mematikan saat memangsa, kecepatan dan tenaga ikan ini sangat luar biasa. Bahkan menurut Apri, spesies ikan ini masih sangat banyak dan terjaga habitatnya di perairan laut selatan Jogjakarta karena terhindar dari racun ikan dan bom.

Apri dibesarkan dalam keluarga yang mayoritas suka akan kegiatan memancing. sejak kelas 5 sekolah dasar , Apri sudah mulai memancing di sungai dan rawa di sekitar daerah Jogjakarta.

“Pernah suatu saat saudara saya mengajak saya mancing di laut dengan tekhnik pasiran/surf casting dari tepi pantai Parangtritis dan saat itu juga pas banyak-banyaknya ikan dan bikin ketagihan. Makanya sampai sekarang saya paling senang kalau trip di laut. Hampir semua tekhnik saya suka seperti rock fishing, casting, popping dan jigging.

Namun tekhnik yang menjadi idola saya adalah rock fishing/bottom/dasaran dari atas tebing. Namun seiring berjalannya waktu, tekhnik menggunakan umpan/lure tiruan handmade atau pabrikan membuat saya jatuh cinta akan tekhnik yang tidak membosankan ini “ ujar Apri.

Rekor Apri dalam hasil tangkapan ikan juga tidak main main. Tercatat Apri pernah menaikkan ikan GT seberat 35 kg up dengan tekhnik Landbased Popping. Bahkan dengan tekhnik Rockfishing, Apri menorehkan catatan dengan mengangkat ikan kakap kuning atau yang lebih dikenal dengan nama kampuran/pajung dalam bahasa Jogjakarta seberat 12,4 kg.

Ikan GT dengan bobot 35 Kg up landed dengan tekhnik Landbased Popping

Ayah dari satu orang putri dan satu orang putra  yang sudah 10 tahun berprofesi sebagai driver ekspedisi di sebuah perusahaan dealer motor swasta ini juga tercatat aktif dalam beberapa komunitas mancing yang hingga saat ini masif aktif dikelola dan dijalankan bersama beberapa teman-temannya antara lain Jogja Kenthir Team dan Jogja Rock Fishing dimana Apri bertindak sebagai admin dan juga pengelola komunitas tersebut.

Di akhir wawancara, Apri membagikan tips dan motivasinya bagi angler-angler Indonesia agar jangan pernah takut akan boncos saat kita trip, tetap percaya diri, yakin dan tetap berusaha. Jangan pernah takut, sungkan atau malu bertanya pada sahabat sahabat kita yang sudah ahli dan pintar dalam hal tekhnik memancing agar kita bisa tahu alat apa saja yang harus kita pakai dan tidak salah kaprah dalam memilih alat pancing yang akan kita gunakan.

Bagi para mania yang penasaran ingin mancing di di perairan laut Jogjakarta,bisa menghubungi Apri di nomer  HP 08179404188. Apri dengan senang hati akan menemani para mania untuk mengeksplore spot- spot potensial disana. Salam Strike. (joni pamungkas kepada red.mm)

Related Post

Your comment is awaiting moderation.