Mancing Bareng Berbalut Halal Bihalal

Angler Banua

MANCINGMANIACOM - Kegiatan halal bihalal biasanya diadakan selang beberapa hari setelah Idul Fitri, berupa kumpul bersama untuk bersilaturrahmi kembali. Baik di lakukan di lingkungan desa, kantor, organisasi maupun komunitas. Nah salah satu komunitas mancing yaitu Anglers Banua baru saja menyelesaikan acara Halal Bihalal.

Anglers Banua merupakan komunitas asal Kalimantan yang memiliki arti dan makna tersendiri. Menurut salah satu komunitas yang sempat dihubungi oleh redaksi, menuturkan nama "Banua" indentik daerah kalimantan selatan dan kalimantan tengah, biasanya menyebut Banua adalah pulau/daerah.

Berawal ide teman-teman yang ingin menjalin silahturahmi dengan pemancing lain di kawasan  Kalimantan, maka event yang sudah berjalan sejak tahun 2010 ini terus berjalan karena antusias para peserta yang selalu ikut.  Bahkan pada acara kali ini, beliau menambahkan bahwa target dan kouta yang ikut melewati batas dan kami sempat kewalahan.

Tepat pukul 06.00 para peserta mulai berdatangan ke Dermaga Riam Kanan, sebuah lokasi yang menawarkan pemadangan waduk dan danau yang masih sangat asri dengan hamparan air yang biru kehijau-hijauan. Sepanjang kawasan ini kita juga bisa menemui pepohonan hijau yang rimbun serta deretan perbukitan. Disini juga dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang berperan sebagai pengatur tata air, mencegah erosi dan banjir.

Setelah para peserta mulai registrasi sembari menjalin komunikasi dengan komunitas lainnya, panitia pun mulai mempersiapkan segala peralatan termasuk sosialisasi mengenai batasan saat mancing. Sebanyak 13 kapal diisi sekitar 22 pemancing segera berangkat dan meluncur di Waduk Riam Kanan. Lokasi yang kerap dijadikan wisata dan kegiatan olahraga air.

Sebanyak 269 peserta terlihat sedang asik memainkan piranti pancingnya diatas kapal. Menurut pantuan panitia di lapangan, hampir 20 komunitas ikut meramaikan acara Halal Bi Halal kali ini. Walaupun tidak semua memakai seragam atau ciri khas dari setiap komunitas, namun semarak dan antusias dari para mania mancing sungguh terasa.

Teknik mancing yang kali ini digunakan yaitu mancing casting dengan target ikan Snakedhead dan Hampala. Walaupun hanya sekedar mancing casting dengan balutan nuansa “Halal Bi Halal”, namun juga diisi dengan doorprize serta beberapa games menarik. Ada 2 sesi yang dilombakan, yaitu pada sesi pagi dan siang hari.

Setelah semuanya sudah bermain-main dengan penguasa Waduk Riam Kanan, terahkir acara ditutup dengan makan siang dan bermain games. Menariknya, dalam mendapatkan hadiah, seorang peserta harus tepat dan tangkas dalam memasukkan umpan palsu ke lubang yang sudah di sediakan. Caranya Umpan di lempar dari jarak tertentu dengan piranti masing-masing menuju sasaran.  Salah satu hadiah yang akan diterima berupa joran, baju, tas, senar PE, tas rod, dan berbagai macam lure buatan.  Di momen inilah semua perasaan senang sekaligus kekeluargaan begitu terasa.

Di ahkir obrolan, Om Edi sempat mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu acara halal bihalal berjalan sukses. Beliau berharap kebersamaan yang sudah terbangun bisa terus berjalan dalam kegiatan berikutnya” ungkap om Edi. (bima kepada red.mm)

Related Post

Your comment is awaiting moderation.