Mancing Bareng Jogja Rock Fishing Community, Wediombo 18-19 Februari 2017

Para Panitia Mancing Bareng

MANCINGMANIACOM - Salam para mania di seluruh Indonesia, Jogja Rock Fishing Community yang merupakan komunitas pecinta rock fishing atau mancing karangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar event bertajuk “Mancing Bareng Jogja Rock Fishing Community 2017” yang bertempat di Pantai Sedahan Kabupaten Gunung Kidul DIY pada tanggal 18-19 Februari kemarin.

Ajang yang digelar dalam rangka mempererat tali persaudaraan sesama pecinta rock fishing sekaligus memperingati hari jadi yang pertama Jogja Rock Fishing Community ini ternyata mampu menarik banyak antusias peserta baik dari daerah Yogyakarta sendiri maupun dari beberapa daerah lain seperti Pacitan, Solo, Madiun bahkan Semarang ikut ambil bagian demi merasakan sensasi strike mancing karangan di spot yang terkenal sangat potensial di Pulau Jawa khususnya Pantai Selatan ini.

Tercatat 160 peserta yang terbagi dalam 38 tim sudah mulai berdatangan menuju basecamp panitia di Pantai Sedahan untuk mengambil undian lokasi spot. Sistem pengundian dengan cara dikocok bertujuan agar dirasa adil tanpa harus berebut spot yang dirasa istimewa bagi beberapa tim.

Satu persatu perwakilan tim mengambil nomor undian spot yang sudah disiapkan oleh panitia sebelum acara dimulai tepat jam 16.00 WIB sore. Ada 11 titik spot yang disediakan panitia antara lain spot Watu Gedek, Sinden, Sodan, Ndengkeng, Mahbang atas, Mahbang bawah, Watu Togok, Mahbang Kalen, Mbuyutan, Ngambusan, dan Pulau Kalong. Khusus untuk tim yang. memilih spot Pulau Kalong, panitia menyediakan jasa penyebrangan antar tebing menggunakan gondola.

Suasana memancing di tebing

Berbicara tentang rock fishing tentu tidak jauh dari bayangan akan resiko tinggi yang bakal dihadapi oleh setiap pemancing. Panitia dalam hal ini juga tidak ingin kecolongan. Semua persiapan sudah direncanakan dengan sangat matang. Termasuk briefing peserta sebelum acara dimulai sampai pemberian radio HT (Handy Talkie) kepada setiap tim agar selalu bisa berkomunikasi dan berkoordinasi satu sama lain apabila menemukan kendala selama acara berlangsung dari sore hari 16.00 WIB hingga keesokan harinya pukul 09.00 WIB.

Acarapun dimulai tepat waktu. Semua peserta dengan semangatnya langsung berangkat menuju spot masing-masing sambil bersalaman satu sama lain dan saling memberi semangat. Sungguh suatu potret sportifitas dan kekeluargaan antara sesama angler rock fishing. Panitia yang standby di basecamp tampak saling bercanda satu sama lainnya sambil sesekali mengecek situasi dan kondisi peserta melalui radio HT.

Menginjak malam hari, terpantau dari radio HT panitia masing-masing tim saling menginformasikan hasil perolehan tangkapan mereka. Menjelang pagi hari para peserta dari masing-masing tim terlihat satu persatu kembali ke basecamp panitia. Ada yang membawa hasil tangkapan namun ada juga yang tidak mendapatkan ikan sama sekali meski waktu yang tersedia sangat banyak.

Ya, inilah seninya rock fishing. Menurut Apri selaku ketua panitia, persentase strike rock fishing itu kecil untuk landed apabila tanpa persiapan yang matang juga kurangnya kerjasama tim. “Kalau sambaran ikan banyak sekali mas untuk rock fishing, bahkan sekedar merasakan fight saja saya rasa intensitasnya sering. Namun menaikkan ikan ketika kita berada di ketinggian yang sangat curam tentunya bukan perkara yang mudah untuk dilakukan” terang Apri.

Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh panitia, mancing bareng berakhir pada tanggal 19 Februari pukul 09.00 WIB. Semua peserta yang berhasil membawa ikan langsung melakukan penimbangan bersama para panitia untuk kemudian dicatat apabila masuk nominasi. Ikan yang masuk nominasi adalah ikan sisik terbesar, ikan non sisik terbesar dan ikan terbanyak.

Berikut daftar para juara “Mancing Bareng Jogja Rock Fishing Community 2017” :

- Kategori ikan sisik terbesar berhasil dimenangkan oleh team Mas Genjo dengan perolehan ikan Kampur/Kakap Kuning seberat 4,75 Kilogram.
- Kategori ikan non sisik terbesar berhasil dimenangkan oleh team Mas Marjoko dengan perolehan ikan Belut Laut/Boa seberat 1,92 kilogram.
- Kategori ikan terbanyak berhasil dimenangkan oleh team Pak Yanto dengan jumlah perolehan sebanyak 15 ekor ikan.

Hasil tangkapan para peserta

Panitia memberikan hadiah kepada masing-masing juara dan juga doorprize berupa alat-alat kebutuhan rumah tangga. “Sengaja kita tidak memberikan hadiah uang dan alat pancing, om. Alat-alat rumah tangga seperti wajan, panci, termos, ember, kipas angin, bahkan daster (baju ibu rumah tangga) kita bingkus dengan cara yang unik supaya setiap angler itu selalu cinta dan ingat keluarga dirumah” tambah Apri diakhir acara pembagian hadiah.

Selamat kepada para juara dan juga untuk Jogja Rock Fishing Community selaku tuan rumah dan panitia sukses menggelar acara tanpa ada kendala teknis. Junjung tinggi sportifitas dan guyub rukun saklawase. (joni kepada red.mm)

Related Post

Your comment is awaiting moderation.