|
Tak pernah sepi dari para mania yang senang mancing ikan bawal dan ikan mas
 Mania berbagai usia baik tua dan muda bercampur serta berbaur bersama pada saat mancing di pemancingan PLN H. Duloh. Ini yang membuat pemancingan PLN H. Duloh tak pernah sepi didatangi oleh para mania. Saat Mancing Mania (MM) bertolak kepemancingan PLN H. Duloh untuk melihat dan memantau pemancingan ini, MM melihat keramaian dari para mania yang datang untuk memancing baik mancing kiloan (ikan bawal, lele dan ikan mas) atau harian (ikan bawal dan ikan mas) yang ada dipemancingan ini. Pemancingan PLN H. Duloh yang bebas dari becek ini menjadikan keunggulan tersendiri dibandingkan dengan pemancingan lainnya, pemancingan ini bisa dibilang pemancingan terapung karena jalan dan lapak terbuat dari bambu (diatas air) Pemancingan PLN H. Duloh telah ada sejak empat tahun yang lalu, pemilik bernama H. Abdullah (64) atau yang akrab dengan panggilan H. Duloh. H. Duloh mengatakan kepada MM kalau awalnya kolam ini adalah rawa serta lahan yang tak terawat lalu saya berinisiatif untuk membuka pemancingan, H. Duloh lalu meminta izin kepada pemilik tanah atau lahan yang dimiliki oleh PLN. Rawa dan lahan yang tidak terawat keberadaannya berhasil disulap oleh H. Duloh alhasil lahan seluas 1200 meter dijadikannya pemancingan. “Air disini bagus karena terdapat mata air yang menjadi sumber air bagi empang saya”, imbuh H. Duloh Biasanya Pemancingan PLN H. Duloh kerap mengadakan lomba pita yang biasa diadakan pada hari minggu dengan tiket sebesar Rp 50-Rp 60 ribu serta lapak yang disediakan sebanyak 20 lapak, 1 lapak 2 joran. Untuk tiket Rp 150 ribu H. Duloh membuka 40 lapak, 1 lapak 2 joran. Untuk mancing harian ikan bawal seharga Rp 17 jatah 1 Kg, 1 orang dan ikan mas Rp 20 ribu jatah 1 kg, 1 orang, 1 joran dan Rp 25 ribu untuk 1 lapak, 2 joran. Sedangkan kiloan ikan bawal 1 kg Rp 18 ribu dan ikan mas Rp 20 rb ditimbang di atas. H. Duloh yang royal dengan bonus ikan menjadikan para mania yang mancing ditempat ini begitu terkesan dan enggan berpidah atau berpaling dari Pemancingan PLN H. Duloh, pasalnya dari pengamatan MM pada saat H. Duloh memberikan bonus tidak pake ditimbang lagi alias main serok ikan di keramba lalu dituang kedalam kolam, kontan sorak sorai dari para mania dan ternyata bonusnya bisa sampai dua kali. “Mancing disini asik banyak bonusnya udah gitu engga pake ditimbang lagi” ujar Sueb mania dari ciledug. Selain bonus ikan, H. Duloh memberitahukan kalau mania dapat mengangkat ikan bawal seberat 3 kg maka mancing tidak usah bayar alias gratis. Pemancingan PLN H. Duloh yang beralamat lengkap di Duri Kosambi PLN samping GOR Bulutangkis Pelita Bakri, Jakarta Barat, memiliki sirkulasi air dengan menggunakan blower, untuk kedalaman 1,4 meter dengan tinggi air 1 meter. Tempat yang tidak becek atau bebas dari genangan air, parkir gratis dan banyak bonus ikan tanpa ditimbang menjadikan pemancingan ini layak disatroni bagi para mania yang ingin mencoba mancing di Pemancingan PLN H. Duloh khusunya mania seputan kosambi, cengkareng, kalideres, semanan dan ciledug. ndi
|